Jumat, 30 Januari, 2026

Berbudaya Islami, SMP Insan Amanah Peringkat 1 SRC Kemenag Kota Malang

IDEA JATIM, MALANG – Kementerian Agama mengakui lingkungan SMP Insan Amanah Malang berbudaya religi. Pengakuan itu ditegaskan dengan prestasi sekolah ini. SMP Insan Amanah meraih Peringkat 1 sebagai Role Model School Religious Culture (SRC) tingkat Kota Malang tahun 2025 lalu. Hal tersebut membuktikan bahwa sekolah ini benar-benar memperhatikan nilai-nilai keislaman. Akhirnya membentuk sebuah sistem, budaya dan karakter pada peserta didik.

Kepala SMP Insan Amanah, Sri Endah Pujiningrum, S.Si bersyukur dengan penghargaan tersebut. Budaya keislaman yang selama ini dibangun di lingkungan SMP Insan Amanah rupanya mendapat perhatian dari Kantor Kementerian Agama. “Alhamdulillah, kami menjadi yang terbaik di Kota Malang dengan juara 1 Lomba SRC 2025. Bagi kami yang utama adalah pembiasaan pada anak-anak sehingga karakter keislaman mereka kuat,” ujarnya.

Endah menyebutkan, pembiasaan Islami di sekolah dimulai sejak anak datang ke sekolah di pagi hari. Ada budaya salam, salim, sapa dan sebagainya. Sesuai dengan akhlak seorang muslim.

Lalu dilanjutkan dengan salat duha dan mengaji Alquran. Sekolah ini juga melaksanakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam sesuai dengan kurikulum nasional. Diperkuat dengan kurikulum khas Insan Amanah. Ada mata pelajaran fikih, Alquran, hadits dan lainnya.

SMP Insan Amanah juga aktif dalam kegiatan PHBI. Siswa juga aktif membuat artikel yang mengandung nilai-nilai keislaman. “Karakter islami kami internalisasi ke semua pembelajaran. Dengan harapan dapat berimbas kuat pada akhlak dan ibadah anak-anak,” terangnya.

Endah menerangkan bidang sarana prasarana juga menjadi kriteria penilaian dalam lomba SRC. Tim penilai memberikan nilai maksimal karena SMP Insan Amanah memiliki Laboratorium PAI. Laboratorium ini dilengkapi dengan buku-buku keislaman, kitab-kitab fikih dan sebagainya. Laboratorium ini digunakan untuk praktik ibadah, seperti salat jenazah.

Untuk program mengaji Alquran dilaksanakan di pagi hari. Mulai Senin sampai Kamis. Menggunakan metode Ummi. “Biasanya di tingkat SMP itu mengaji dua sampai tiga kali seminggu. Kalau kami ada empat hari. Kita laksanakan di pagi hari saat anak masih fresh. Dengan harapan Alquran menjadi jalan cahaya masuknya ilmu pengetahuan pada anak-anak kami,” jelasnya.

School Religious Culture merupakan program Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Seleksi program ini dimulai tingkat kota/kabupaten. Kategori pesertanya ada tiga. Sekolah umum, sekolah berbasis Islam dan sekolah berbasis pondok pesantren. Setiap kategori ditentukan indikator penilaian yang berbeda.

SMP Insan Amanah masuk pada kategori sekolah berbasis Islam. Penilaian dilakukan sejak Oktober 2025. Pertama penilaian dokumen. Lalu ada visitasi oleh tim pengawas untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dan realisasinya.

“Selain itu kami juga dinilai seberapa jauh kontribusi kepada lingkungan sekitar. Dalam hal ini Insan Amanah sejak dulu sudah berkomitmen untuk aktif dalam kegiatan bakti sosial dalam beberapa momentum keislaman. Dan itu menjadi nilai plus kami dari Kementerian Agama,” pungkasnya. (*)

SMP Insan Amanah

Berita Terkini

Cara Menumbuhkan Semangat Belajar Anak Tanpa Paksaan

IDEA JATIM, Semangat belajar anak sering kali naik turun....

Peringati Harlah NU ke-103, MTs Almaarif 01 Singosari Luncurkan Profil Pelajar KEREN

IDEA JATIM, MALANG – MTs Almaarif 01 Singosari secara...

Pemkot Batu Siapkan Langkah Konservasi Umbul Gemulo, Tegaskan Komitmen Pemerintah Jaga Sumber Air

IDEA JATIM, BATU – Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmennya...
spot_img