

IDEAJATIM.ID, MOJOKERTO, Sejarah panjang tampak terlihat dari bangunan kantor Pos di Sarirejo, Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Sekilas bangunan ini masih berdiri kokoh meski berusia lebih dari 1 abad. Bangunan tua yang didominasi warna oranye dan putih ini seakan menjadi saksi pelayanan pos di Mojokerto sejak zaman pendudukan Belanda lalu.
Bangunan 2 lantai ini awalnya bernama Hul Post Telegraph, kantor pos pembantu yang menaungi beberapa kantor pos lainnya. Layanan pos memang telah eksis sejak dulu, namun pengantaran surat maupun dokumen lain belum begitu sempurna.
Penuturan dari sejarawan Mojokerto, Ayuhanafiq menyebutkan bahwa wilayah Japan alias Mojokerto kala itu masuk dalam layanan Kantor Pos Surabaya. Saat itu, layanan surat dikirim menggunakan kereta kuda dengan menyeberangi Sungai Mas di Wonokromo lalu menuju ke barat hingga wilayah Kediri.