MOJOKERTO, IDEAJATIM ID - Fase krusial pemulangan jemaah haji gelombang kedua ke Tanah Air kembali menorehkan cerita tentang kedisiplinan dan keharuan. Salah satu rombongan yang telah tiba dengan selamat adalah jemaah haji Kloter 64 Debarkasi Surabaya (SUB) asal Kabupaten Mojokerto. Di balik kelancaran prosesi ini, ada kerja keras lintas sektoral yang memastikan para tamu Allah kembali ke pelukan keluarga dengan aman.
Menjaga Isi Koper, Menyempurnakan Ibadah
Pekerjaan rumah terbesar dalam setiap fase pemulangan adalah manajemen logistik dan barang bawaan. Bergerak cepat sejak di Madinah, Petugas Haji Kloter langsung mengumpulkan Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) untuk menyosialisasikan aturan ketat maskapai.
Dua hari sebelum jadwal terbang, konsolidasi koper besar dengan batas maksimal 32 kilogram mulai ditimbang dan dikirim lebih awal ke bandara untuk melewati pemindaian (screening). Edukasi intensif dilakukan agar jemaah tidak menyelundupkan air zam-zam ke dalam koper demi menghindari risiko pembongkaran paksa oleh otoritas penerbangan.