

IDEA JATIM, MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memperkuat posisinya di kancah riset internasional dengan menggandeng dua ilmuwan muda asal Austria untuk membedah teknologi bioreaktor mutakhir. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendongkrak kapasitas riset dosen eksakta menuju standar dunia melalui otomatisasi data biologi yang presisi.
Gebrakan tersebut tersaji dalam forum Sharing Session: Microbial Growth and Data Analysis yang digelar pada Senin (20/4) di Kampus Putih. Dalam sesi tersebut, Edo Damilyan, M.Sc. dari University of Vienna, memaparkan bahwa memahami sel mikroba harus menggunakan logika efisiensi layaknya sebuah sistem industri.
"Biologi sel mengandung banyak proses ekonomi, di mana sel mengubah input menjadi output di bawah batasan tertentu untuk memaksimalkan keuntungan pertumbuhannya," jelas Edo. Ia menekankan bahwa teknologi bioreaktor adalah solusi mutlak bagi peneliti farmasi untuk mendapatkan data yang akurat dan efisien.