IDEA JATIM, MALANG - Dua kalimat. Hanya dua kalimat yang bisa menggambarkan suasana di Ballroom Hotel Savana itu: Menegangkan sekaligus mengharukan.
Minggu lalu, 351 siswa SD Insan Amanah berdiri di sana. Di atas panggung besar. Di depan ratusan pasang mata. Mereka bukan sedang ikut lomba cerdas cermat biasa. Mereka sedang diuji nyalinya: Imtihan. Uji publik.
Bayangkan. Anda duduk di kursi undangan. Lalu Anda boleh mengangkat tangan. Menunjuk satu anak secara acak. Lalu meminta anak itu menyambung ayat. Atau menanyakan hukum tajwidnya. Atau bahkan artinya.