IDEA JATIM, MALANG - Hardiknas tahun ini rasanya beda bagi Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang. Tidak sekadar upacara. Tidak sekadar pakai baju adat. Ada yang lebih fundamental: mereka meluncurkan "senjata" baru. Namanya SIAKAD OBE. Sistem Informasi Akademik berbasis Outcome-Based Education.
Kedengarannya teknis sekali. Berat. Tapi maknanya dalam: ini soal harga diri lulusan di kancah internasional.
Rektornya, Dr. dr. Sutrisno, terlihat sumringah. Beliau ini gelarnya panjang sekali. S.H., M.A.R.S., M.H.Kes., FISQua. Deretannya mencerminkan ketekunan akademik. Tapi saat bicara SIAKAD OBE, nada bicaranya praktis.