

IDEA JATIM, MALANG - Hari Kartini tidak harus selalu soal kebaya. Di SD Islam Sabilillah Malang 2, semangat pahlawan emansipasi itu hadir nyata melalui program "Kelas Inspirasi". Ruang kelas berubah menjadi panggung perjuangan. Tokohnya bukan lagi sejarah di buku teks, melainkan para ibu wali murid yang berbagi kisah sukses mereka.
​Selasa pagi itu, sekolah terasa berbeda. Bertajuk "Kartini Menginspirasi, Anak Bangsa Berprestasi", delapan wali murid perempuan hadir sebagai pengajar sehari. Ada akademisi, notaris, hingga pengusaha sukses. Mereka berdiri di depan siswa, memotret kemandirian dan kecerdasan Kartini modern.
​Wakil Kepala SD Islam Sabilillah Malang 2, Yuyun Dwi Suryandari, S.Pd, menegaskan bahwa perubahan konsep ini bertujuan memberikan dampak nyata. Beliau ingin siswa melihat bukti kesuksesan yang dekat dengan keseharian mereka.