

IDEA JATIM, MALANG – Menakhodai program tahfidz di tengah padatnya kurikulum sekolah tentu bukan tanpa hambatan. Di Sekolah Sabilillah, para siswa dituntut untuk tangguh secara akademik sekaligus konsisten menjaga hafalan Alquran mereka.
Kabag Kurikulum LPI Sabilillah, Fatimatus Syifa', S.Pd., M.Pd, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi anak-anak adalah manajemen waktu. Siswa harus pandai membagi fokus di antara tumpukan tugas sekolah dan target hafalan.
"Anak-anak harus pandai membagi waktu. Mereka harus menderes atau membaca berulang-ulang, menambah hafalan baru secara mandiri, hingga meluangkan waktu untuk menyetorkannya kepada guru pembimbing," ujarnya saat menjelaskan beratnya perjuangan para siswa.