

IDEA JATIM, MALANG – Getaran gempa bumi yang dirasakan hingga Stasiun Malang, Selasa (27/1) pagi, membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menghentikan sementara operasional perjalanan kereta api di lintas Bangil–Wlingi.
Gempa dirasakan sekitar pukul 08.22 WIB.
Sebagai langkah pengamanan, KAI langsung menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB). Prosedur ini diterapkan pada seluruh perjalanan kereta api di wilayah terdampak untuk memastikan kondisi prasarana tetap aman.
"Pada pukul 08.23 WIB, KAI Daop 8 Surabaya segera berkoordinasi dengan unit terkait. Seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menunggu laporan dari petugas mengenai kondisi prasarana,” ujar Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.