IDEA JATIM, MALANG - Menjawab tantangan kolaborasi eksternal, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang kian agresif memperluas jangkauan kemitraan strategis demi mencetak lulusan unggul yang adaptif terhadap dinamika industri global. Langkah konkret ini dibuktikan lewat terobosan kerja sama jangka panjang selama empat tahun bersama PT Petrokimia Gresik, pemerintah daerah, dan masyarakat di kawasan Wagir, Kabupaten Malang, guna membangun ekosistem pertanian berkelanjutan berbasis penta-helix.
Tak hanya berfokus di Pulau Jawa, kampus yang dikenal dengan sebutan kampus kerakyatan ini juga menggandeng konsorsium sosial asal Australia melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik. Program ini memprioritaskan mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk diterjunkan langsung mengabdi di kampung halaman mereka, salah satunya mendampingi program literasi keuangan bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Flores.
Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., menegaskan bahwa jalinan kemitraan dan KKN tematik ini sengaja dirancang sebagai batu loncatan awal bagi para mahasiswa sebelum resmi disahkan dalam prosesi wisuda. Langkah tersebut diambil guna memperkuat kompetensi tambahan dan meningkatkan daya saing alumni di dunia kerja.