Ideajatim.id, Malang - Di tengah pesatnya penetrasi kecerdasan buatan atau AI yang mulai mengambil alih berbagai profesi modern, ada satu wilayah yang tetap kokoh berdiri dan tak tergantikan oleh algoritma: sektor pertanian dan peternakan. Mengapa sektor paling dasar ini justru menjadi benteng terakhir peradaban manusia? Berikut laporan selengkapnya.
Dunia kini tengah berlari kencang menuju era otomatisasi total. Dari urusan administrasi hingga analisis data rumit, hampir semua lini kehidupan mulai bersandar pada kemampuan Artificial Intelligence (AI). Namun, mari kita tengok ke belakang—ke sektor paling fundamental dalam sejarah manusia: pertanian dan peternakan.
Di sinilah garis pembatas itu berada. AI mungkin bisa memprediksi cuaca atau memetakan nutrisi tanah, tetapi AI tidak akan pernah bisa menggantikan sentuhan langsung para peternak dan petani dalam merawat kehidupan.