Logo IDEA JATIM
05/08/2026
EPAPER
ADAPTIVE EDUCATIVE INNOVATIVE
PENDIDIKAN

Bukan Sekadar Cobek, Ini Warisan Desa Toyomarto yang Masih Dijaga Hingga Kini

Ideajatim.id, Malang – Kerajinan cobek batu di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten ‎Malang, masih bertahan hingga saat ini meskipun jumlah pengrajinnya terus berkurang. Salah ‎satu pengrajin, Hartono, masih menekuni profesi tersebut sejak 1987 dan terus memproduksi ‎cobek sebagai mata pencaharian sekaligus upaya mempertahankan kerajinan yang telah ‎diwariskan secara turun-temurun.‎

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh Tim Jurnalistik KKNT-T 08 Universitas ‎Islam Raden Rahmat Malang pada 3 Agustus 2026, Hartono mulai menjadi pengrajin cobek ‎sejak duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Ia tetap menjalankan profesi tersebut meskipun ‎kini juga bertugas sebagai perangkat desa. Selama menempuh pendidikan, Hartono memilih ‎bersekolah dan kuliah pada sore hari agar dapat bekerja sebagai pengrajin pada pagi hari untuk ‎membiayai pendidikannya.‎

Pengalaman sebagai pengrajin juga membawanya mengembangkan alat penggosok cobek ‎berbasis dinamo. Inovasi tersebut diajukan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan ‎‎(Disperindag) hingga memperoleh bantuan peralatan. Pada 2014, bantuan yang diterima ‎berupa 35 unit alat dengan total anggaran sekitar Rp200 juta. Setahun kemudian, bantuan ‎kembali diberikan sebanyak 30 unit alat dengan nilai anggaran yang sama. Pada 2024, Hartono ‎juga mengajukan pengadaan 60 unit dinamo melalui pemanfaatan dana desa yang belum ‎terserap oleh koperasi desa.‎