IDEA JATIM, BATU — Panggung digital kini menjadi medan tempur baru bagi produk-produk lokal, memaksa para pelaku usaha untuk tidak lagi sekadar mengandalkan kelezatan rasa atau kualitas fisik produk. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Batu langsung tancap gas membekali para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan senjata teknologi modern demi memenangkan persaingan pasar yang kian ketat.
Langkah taktis ini ditandai dengan dibukanya Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) dan Canva di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (16/7). Dalam acara yang diinisiasi lewat kolaborasi strategis dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur tersebut, Wali Kota Batu, H. Nurochman, S.H., M.H., menegaskan bahwa cara-cara konvensional sudah harus bertransformasi.
"UMKM adalah salah satu pilar utama perekonomian Kota Batu, mulai dari sektor pertanian, olahan pangan, kuliner, kerajinan, fesyen, hingga ekonomi kreatif. Namun hari ini, persaingan tidak lagi hanya terjadi di pasar konvensional atau toko fisik, melainkan sudah bergeser ke ruang digital," ujar Nurochman.