Logo IDEA JATIM
20/06/2026
EPAPER
ADAPTIVE EDUCATIVE INNOVATIVE
LIFESTYLE

Mantabkan Status Kota Kreatif; Batu Creative Hub dan Komite Ekraf Dorong Transformasi ATV Menjadi Digital Innovation Hub

IDEA JATIM, BATU – Transformasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Agropolitan TV (ATV) kini memasuki babak baru yang lebih strategis. Dalam Rapat Koordinasi Teknis "Selosowan" yang digelar Selasa (3/2) lalu, para pemangku kepentingan ekonomi kreatif menyepakati redefinisi peran ATV: dari sekadar lembaga penyiaran konvensional menjadi pusat inovasi digital dan etalase utama potensi daerah.

Koordinator Batu Creative Hub (BCH), Alan Hafiludin, menegaskan bahwa televisi di era modern adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem industri kreatif. Menurutnya, ATV memiliki peluang emas untuk mengambil posisi sebagai Digital Innovation Hub. Posisi ini dinilai krusial untuk menarik program strategis nasional, seperti Garuda Spark dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), masuk ke Kota Batu.
“ATV harus bertransformasi menjadi Digital Innovation Hub. Keberadaan lembaga penyiaran resmi yang adaptif akan menjadi indikator penguat Kota Batu dalam mempertahankan dan meningkatkan statusnya sebagai Kota Kreatif, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Alan Hafiludin. Ia menambahkan bahwa sinergi ini adalah peluang untuk memperkuat kolaborasi lintas sub-sektor ekraf.

Senada dengan visi tersebut, Ketua Komite Ekraf Agrokreatif, Muhammad Anwar, menyoroti pentingnya konten yang berbasis pada keunggulan kompetitif daerah, khususnya gastronomi. Anwar mendorong ATV untuk menjadi panggung utama bagi narasi "Agrokreatif" yang mencakup proses hulu ke hilir—mulai dari hasil pertanian, kekayaan kuliner, hingga budaya makan masyarakat.
“Pemanfaatan media penyiaran publik untuk mempromosikan gastronomi lokal akan meningkatkan nilai tawar daerah secara signifikan. Kita perlu memperkuat konten lokal yang berakar pada identitas 'MBATU', memastikan kearifan lokal kita tetap relevan dan mampu bersaing di era global atau Glocal,” tegas Muhammad Anwar.