IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana di Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan tampak berbeda dari biasanya. Hampir setiap rumah warga sibuk memproduksi kue satru, kue khas yang selalu diburu masyarakat saat Ramadan hingga Lebaran.
Tak heran jika kawasan ini kerap dijuluki sebagai Kampung Kue Satru. Sejak awal Ramadan, pesanan terus berdatangan dari berbagai daerah. Aktivitas membuat satru pun menjadi rutinitas harian warga, mulai dari mencetak adonan, menjemur, memanggang di oven, hingga mengemasnya sebelum dikirim ke pelanggan.
Salah satu pengrajin kue satru, Mamluatul Rohmah, mengaku sudah sekitar 10 tahun menjalankan usaha tersebut. Setiap Ramadan, pesanan yang diterimanya selalu meningkat tajam.