Logo IDEA JATIM
05/08/2026
EPAPER
ADAPTIVE EDUCATIVE INNOVATIVE
WISATA

Menelusuri Jejak Sumber Pakis Uceng: Dari Denyut Ekonomi Desa, Ujian Pandemi, hingga Harapan Sinergi Masa Depan

Ideajatim.id, Malang - Sumber Pakis Uceng sebuah potensi wisata alam berbasis mata air di Desa Langlang, menyimpan rekam jejak panjang dinamika ekonomi dan sosial masyarakat lokal. Berawal dari aliran sungai kecil yang kaya akan tanaman pakis dan ikan uceng, potensi ini pernah tumbuh menjadi destinasi wisata favorit warga sebelum akhirnya terhenti akibat badai pandemi COVID-19. Kini, harapan untuk membangkitkan kembali kawasan tersebut terus menyala di tengah keterbatasan modal dan tantangan tata kelola. Berdasarkan penuturan mantan Kepala Desa Langlang, Bapak Firdaus, pengembangan Sumber Pakis Uceng dimulai sekitar tahun 2014. Kala itu, kawasan tersebut hanyalah aliran mata air alami yang sulit dijangkau. Namun karena tingginya kebutuhan air serta potensi keindahan alamnya, pemerintah desa bersama warga berinisiatif membuka akses jalan.

"Dulu sumber itu air mengalir saja seperti sungai menuju persawahan dan Desa Tunjungtirto. Susah dijangkau. Karena butuh tempat wisata lokal, kita bangun aksesnya, dilakukan pendoseran dari jalan setapak hingga bisa dilalui. Tahun 2014 mulai dibuka, dan puncaknya ramai sekitar tahun 2018 setelah akses jalan dipaving dan telaganya diperbagus," ungkap bapak Firdaus

Penamaan "Pakis Uceng" sendiri memiliki keunikan tersendiri. Menurut Bapak Solikin, salah satu pengelola dan pelaku UMKM di kawasan tersebut, nama ini diambil dari kondisi alami mata air pada masa lampau yang dipenuhi tanaman pakis liar dan populasi ikan uceng sejenis ikan sungai berukuran kecil (sekitar 3–5 cm). Seiring waktu, masyarakat melafalkannya secara langsung menjadi "Pakis suceng" tanpa jeda. Pada rentang tahun 2018 hingga awal 2020, Sumber Pakis Uceng menjadi pusat keramaian baru. Pedagang UMKM menjamur di sepanjang area wisata, memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Warga setempat ikut berjualan makanan, minuman, hingga menyediakan wahana hiburan rakyat.