

IDEA JATIM, MALANG – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Dr. H. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag, memberikan pemahaman agar tidak terjebak menjadikan Al-Qur'an sekedar pelengkap. Atau sekedar dibaca dan didengarkan tanpa memahami dan mengimplementasikan maknanya dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut ditegaskannya saat memberikan sambutan dalam acara Wisuda Al-Qur'an Sekolah Sabilillah Tahun Ajaran 2025-2026 yang berlangsung di Gedung Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (11/6/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Sampton mengutip wasiat ulama kharismatik almarhum KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) yang menyebutkan bahwa salah satu tanda kemunduran zaman atau kiamat adalah saat Al-Qur'an hanya sekedar menjadi sam'an wa qira'atan—hanya didengar dan dibaca secara lisan saja.