

IDEA JATIM, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) resmi mengumumkan program pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau General and Medical Check Up (MCU) bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan pegawai. Program preventif yang dijadwalkan meluncur pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026 ini, menjadi terobosan pertama universitas dalam memastikan kondisi kesehatan sumber daya manusianya terjaga secara maksimal.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya UB, Prof. Muchamad Ali Safaat, menegaskan bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang sama pentingnya dengan kesejahteraan finansial. Dalam keterangannya pada Senin (20/4/2026), ia menyebutkan bahwa inisiatif ini bertujuan agar setiap pegawai dapat mendeteksi risiko kesehatan sejak dini.
"Kesejahteraan tidak selalu berupa gaji atau uang, tetapi juga kesehatan. Kami ingin kesehatan pegawai terjaga secara preventif karena tentu tidak ada orang yang ingin sakit," ujar Prof. Ali.
Secara teknis, program ini akan membagi peserta ke dalam dua kategori usia, yakni di bawah 40 tahun dan di atas 40 tahun. Pegawai yang berusia di atas 40 tahun akan mendapatkan pemeriksaan yang lebih komprehensif mengingat risiko kesehatan yang cenderung meningkat secara alami. Layanan yang diberikan mencakup pengecekan kolesterol, asam urat, fungsi jantung, indeks massa tubuh, tes darah, hingga rekam jantung.