SMPK Kolese Santo Yusup 1 Malang Gelar Festival “AKU”, Launching Puluhan Buku Karya Siswa

IDEA JATIM, ​MALANG – SMPK Kolese Santo Yusup 1 Malang melaunching puluhan buku karya siswa. Buku-buku tersebut merupakan karya literasi dari ratusan siswa sekolah di Jalan Soetomo Klojen Kota Malang tersebut. Launching buku digelar dalam kegiatan Festival AKU yang merupakan singkatan dari Autumn Kosayu Satu. Acara ini berlangsung selama dua hari, mulai Senin, 8 Juni 2026 hingga Selasa, 9 Juni 2026, di Malang City Point.

Ketua Panitia, Graciana Christmastuty, S.Psi mengatakan, Pameran AKU sebagai momentum untuk mengapresiasi kreativitas, potensi, dan pengembangan karakter peserta didik, SMPK Kolese Santo Yusup 1 Malang. ​Kegiatan pameran ini merupakan puncak dari rangkaian program SPARK atau Student Project that Spark Creativity and Knowledge.

Christy, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa filosofi di balik nama Autumn atau Musim Gugur justru merujuk pada masa panen yang melimpah. Jika musim semi adalah waktu untuk memperlihatkan keindahan yang cerah, maka ajang AKU ini adalah momen di mana sekolah memanen buah kerja keras, dedikasi, dan bakat-bakat luar biasa anak didiknya. “Melalui program ini anak-anak telah berhasil melahirkan berbagai karya orisinal yang memadukan pengetahuan dan kreativitas,” ucapnya.

smpk kolese santo yusup 1
PEMBUKAAN: Pengurus Yayasan Pendidikan Kolese Santo Yusup, Pater Antonius Hemanto, CDD bersama Kepala SMPK Kolese Santo Yusup 1 Malang, Tjiong Mei Tjien, S.Pd., M.M secara resmi membuka acara AKU

Pada pembukaan rangkaian acara di hari pertama, perhatian pengunjung langsung disuguhkan oleh tiga pilar karya besar hasil kreasi siswa, yakni pameran lukisan, pameran fotografi, serta peluncuran dan bedah buku. Pameran literasi kali ini terbilang sangat masif karena melibatkan sebanyak 128 siswa yang unjuk gigi melalui karya tulis. Uniknya, buku-buku yang diterbitkan tidak hanya berupa karya antologi atau dikerjakan secara berkelompok, melainkan banyak juga siswa yang sukses merilis satu buku utuh hasil karyanya sendiri.

​Christy menambahkan bahwa proyek menulis ini mayoritas digawangi oleh siswa kelas 8 agar kemampuan literasi dan kefasihan mereka dalam menuangkan ide semakin terasah tajam. Ditaksir, selama empat kali pelaksanaan AKU, sudah ada ratusan judul buku yang berhasil lahir dari rahim kreativitas siswa Kosayu 1.

​Tidak berhenti di seni rupa dan literasi, kejutan besar juga telah disiapkan untuk agenda hari ini. SMPK Kosayu 1 akan menggelar sesi “Dengar Perdana Karya Cipta Lagu Siswa”, yaitu peluncuran tujuh lagu orisinal yang diciptakan langsung oleh siswa.

Dalam sambutannya, Kepala SMPK Kolese Santo Yusup 1 Malang, Tjiong Mei Tjien, S.Pd., M.M menegaskan bahwa agenda akbar ini bukan sekadar pameran karya visual biasa. Dia menyampaikan bahwa esensi utama dari festival ini adalah merayakan mentalitas dan rasa percaya diri anak didiknya. “Hari ini bukan hanya sekadar sebagai pameran karya, tetapi adalah pesta perayaan keberanian kalian untuk menyampaikan karya kalian,” ujarnya dengan antusias di hadapan para siswa.

​Lebih lanjut, Kepala Sekolah merinci berbagai bentuk keberanian yang ditunjukkan oleh para siswa melalui media ekspresi yang beragam. Menurutnya, setiap anak memiliki cara unik dalam menyuarakan isi kepala mereka. “Keberanian kalian untuk menyampaikan ide lewat tulisan, keberanian kalian untuk menyampaikan imajinasi lewat karya lukis, keberanian kalian untuk menyampaikan makna dari foto yang telah dibuat, keberanian kalian untuk mempresentasikan karya kalian dalam memasak, dan keberanian kalian untuk menyampaikan ide lewat lagu. Ini adalah pesta keberanian yang mungkin tidak dimiliki oleh teman-teman kalian,” tuturnya. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Work From Cafe dan Kaburnya Batas antara Kerja dan Kehidupan Sosial

Dulu, orang datang ke kafe untuk menikmati kopi. Aktivitas...

Kolaborasi di Atas Kompor, SDK Santo Yusup 3

IDEA JATIM, MALANG - ​Hari Sabtu lalu, di SDK...
spot_img
Berita Terkait