

IDEA JATIM, MALANG – Pendidikan Al-Qur'an menjadi fokus utama dalam agenda Pondok Ramadan yang digelar SMK Tunas Bangsa (SKATANSA) Malang pada 23–27 Februari 2026. Melalui program AMMA (Menghafal dan Memaknai Al-Qur’an), sekolah berkomitmen meningkatkan literasi religi siswa kelas 10 dan 11 di tengah khidmatnya bulan suci Ramadan 1447 H.
Bertempat di Masjid Raya Al-Mustaqim Sawojajar, kegiatan ini menggandeng Madrasah Qur’an Ihyaul Qur’an Indonesia. Fokus utamanya adalah membedah kitab Tafsir Ayat-Ayat Wanita karya Syaikh Muhammad Siddiq Hasan Khan dengan tema inspiratif, “Menjadi Husnul Uswah”.
Kepala SMK Tunas Bangsa, Endah Sri Wahyuni, S.Pd., menjelaskan bahwa pemilihan fokus pada pendidikan Al-Qur'an merupakan langkah strategis sekolah dalam membentuk karakter peserta didik.
“Pondok Ramadan bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum pembinaan karakter. Melalui metode menghafal dan memaknai Al-Qur'an, kami ingin siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi mampu mengamalkan nilai disiplin dan tanggung jawab dalam keseharian,” tutur Endah dalam sambutannya.
Suasana di Masjid Raya Al-Mustaqim tampak hidup dengan kehadiran para siswa yang berbaur bersama masyarakat umum. Kehadiran murid-murid SKATANSA mendapat apresiasi tinggi dari jamaah masjid dan ibu-ibu peserta kajian rutin yang merasa senang melihat antusiasme generasi muda dalam bermajelis taklim.