IDEA JATIM, MALANG - Pagelaran Orkestra Simfoni Khazanah Bangsa (SKB) 2025 Sekolah Sabilillah dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Turut serta membuka Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabilillah Malang Prof. Dr. H. Ahmad Rofi'udin, M.Pd, Direktur LPI Sabilillah Malang Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd, Rektor Unisma Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D dan Wakil Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Andi Kurniawan, S.Pi., M.Eng., D.Sc.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabilillah Malang Prof. Dr. H. Ahmad Rofi'udin, M.Pd mengatakan, SKB merupakan program rutin untuk membentuk karakter peserta didik. Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang keindahan seni budaya. "SKB merupakan simbol harmoni. Disini anak-anak belajar memainkan banyak instrumen musik. Perpaduan seni budaya yang dirangkai dengan keindahan musik dan lagu, mengajarkan mereka filosofi kemanusiaan," katanya.
Di panggung SKB siswa menyanyikan lagu-lagu religi, lagu nasional dan lagu daerah. Dikemas indah dengan iringan musik orkestra dengan aransemen modern. Terdengar merdu dan harmoni. Dipandu oleh dirigen andal, Abdul Wahab, SE dan Fajar Arisandi, S.Pd, keduanya merupakan guru Sekolah Sabilillah.