IDEAJATIM.ID, MALANG – MTsN 2 Kota Malang menggelar serah terima jabatan (sertijab) kepala madrasah dan Kepala Urusan Tata Usaha di Aula madrasah pada Senin (27/4) kemarin.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran dari Kemenag Kota Malang yakni, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang KH. Achmad Shampton, Kasi Pendidikan Madrasah Abdul Mughni, pengawas madrasah dan warga MTs Negeri 2 Kota Malang.
Kepala MTsN 2 periode 2023–2026, Mokhamad Amin Tohari, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh warga madrasah selama masa kepemimpinannya.
Ia berharap berbagai program dan prestasi yang telah dirintis dapat terus dijaga dan ditingkatkan.
“Kita hanya pisah tugas, namun persaudaraan tetap terjalin selamanya (seduluran sak lawase),” ujar Amin saat memberikan sambutan.
Sementara itu, kepala madrasah yang baru, Anita Yusnita, M.Pd menyatakan siap melanjutkan estafet kepemimpinan dengan penuh dedikasi. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi madrasah.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Amin yang telah membawa MTsN 2 Kota Malang ini terus berprestasi,” ujarnya.
Prosesi sertijab ditandai penandatanganan berita acara dari Mokhamad Amin Tohari kepada Anita Yusnita. Pada kesempatan yang sama, jabatan Kepala Urusan Tata Usaha diserahterimakan dari Suhariyono kepada Bima Wahyu Hermananta.
Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Gus Shampton, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam organisasi. Ia mendorong pimpinan baru menghadirkan inovasi dan memperkuat sinergi demi peningkatan mutu pendidikan.
Gus Shampton juga berharap, MTsN 2 Kota Malang terus bersinar sebagai “mutiara dari timur Kota Malang” dengan prestasi yang semakin gemilang.
Menurutnya, sertijab ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kinerja MTsN 2 Kota Malang sebagai madrasah unggul dan berdaya saing.
“Kami berharap, nilai-nilai positif yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepemimpinan yang baru,” ujar Gus Shampton.
Sebagai bentuk penghargaan, madrasah memberikan cinderamata kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya. (*)
