Pendidikan 04 Mei 2026 Oleh: Redaksi

Science and Art Project Expo 2026: Cara Kreatif SMP Insan Amanah Malang Cetak Peneliti Muda

IDEA JATIM, MALANG – Ratusan inovasi karya siswa yang menggabungkan kecanggihan sains dan estetika seni memenuhi halaman SMP Insan Amanah Malang pada Sabtu, 2 Mei 2026. Lewat gelaran Science and Art Project Expo 2026, sekolah ini tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menunjukkan bagaimana cara berpikir ilmiah ditanamkan sejak dini untuk menjawab tantangan lingkungan dan kesehatan di masa depan.

​Acara bertajuk “Symphony of Science and Nature: Investigating Life, Crafting the Future” ini menjadi panggung bagi siswa kelas 7 dan 8 untuk mempresentasikan hasil riset mereka.

Kepala SMP Insan Amanah, Sri Endah Pujiningrum, S.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk apresiasi sekolah terhadap ketekunan siswa dalam melewati proses pembelajaran kokurikuler yang panjang.

​”Kami ingin memberikan penghargaan kepada anak-anak yang telah berproses. Ini bukan sekadar pameran, tapi ajang di mana orang tua bisa melihat bagaimana putra-putrinya melakukan observasi, menggali data, hingga melakukan analisis untuk menarik kesimpulan ilmiah,” ujar Sri Endah saat ditemui di lokasi acara.

​Siswa kelas 7 mengusung sub-tema “Erase the Waste, Create the Change”. Fokus mereka adalah mencari solusi atas persoalan sampah organik di lingkungan sekolah dan rumah. Tak tanggung-tanggung, para siswa melakukan studi lapangan ke TPA Supit Urang untuk membedah data timbulan sampah di Kota Malang.

​Untuk mempertajam kualitas riset, sekolah berkolaborasi dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB). Sebanyak tiga profesor dan dua doktor, dibantu 15 mahasiswa, diterjunkan langsung untuk membimbing siswa.

​”Kami sengaja mendatangkan para ahli agar anak-anak memiliki cakrawala data yang luas. Hasilnya luar biasa, mereka mampu mengolah ampas teh menjadi gantungan kunci kreatif, membuat kertas daur ulang, hingga memproduksi eco-enzyme dari kulit buah untuk pembersih lantai dan parfum ruangan,” jelas Sri Endah.

​Di sisi lain, siswa kelas 8 menyoroti isu kesehatan melalui tema “Stay Healthy for a Better Life”. Berangkat dari keprihatinan atas tingginya angka diabetes dan gagal ginjal di usia muda, siswa melakukan uji laboratorium di Universitas Islam Malang (Unisma) di bawah bimbingan pakar kesehatan, Prof. Athiroh.

​Mereka membawa sampel jajanan dari lingkungan sekitar sekolah untuk diuji kandungan zat bahayanya, seperti boraks dan pewarna tekstil. Sebagai solusinya, siswa menciptakan berbagai alternatif menu sehat yang menggugah selera.

​”Anak-anak kini paham mengapa mereka dilarang makan sembarangan. Mereka membuktikannya sendiri lewat eksperimen laboratorium. Sebagai jawabannya, mereka menciptakan produk seperti smoothies rendah gula, es krim sehat Bansfrosty, hingga oatmeal raisin cookies,” tambah Sri Endah.

​Proyek intensif yang berlangsung selama dua minggu ini membuktikan bahwa pendidikan sains di SMP Insan Amanah telah melampaui batas ruang kelas. Melalui kolaborasi lintas institusi, sekolah ini sukses membekali siswanya dengan kemampuan problem solving yang relevan dengan kebutuhan zaman. (*)