

IDEA JATIM, MALANG - Dinamika institusi pernikahan di Indonesia terus mengalami pergeseran signifikan sejak era Reformasi. Fenomena ini menarik perhatian akademisi lintas negara, yang diwujudkan dalam riset kolaborasi antara Universitas Negeri Malang (UM) dan University of Melbourne, Australia.
Fokus utama penelitian ini adalah membedah bagaimana nilai-nilai sosial, kebijakan negara, dan aspirasi individu membentuk wajah baru keluarga Indonesia di tengah arus modernisasi.
Guru Besar Universitas Negeri Malang yang menjadi motor penggerak riset ini, Prof. Evi Eliyanah, S.S., M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa pernikahan di Indonesia tidak lagi sekadar ikatan sakral, melainkan medan tempur antara tradisi dan tuntutan zaman. Era pascareformasi membawa keterbukaan informasi yang memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap gender, kemandirian ekonomi, hingga hak-hak individu dalam rumah tangga.