IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) terus bergerak progresif dalam memperluas jejaring akademik internasional. Di bawah kepemimpinan dan inisiasi strategis Rektor UM, kampus bergengsi ini resmi menjalin kemitraan global dengan University of Cape Town (UCT) Afrika Selatan dan ISTIC. Kolaborasi ini diarahkan untuk melahirkan berbagai inovasi adaptasi serta mitigasi perubahan iklim yang siap diimplementasikan di berbagai negara berkembang.
Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd menegaskan bahwa penguatan di bidang rekayasa teknologi menjadi salah satu prioritas utama. Melalui kolaborasi ini, UM dan UCT akan fokus pada pengembangan teknologi ramah lingkungan guna mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 7 (Affordable and Clean Energy). Langkah ini diproyeksikan mampu melahirkan inovasi energi bersih yang lebih efisien sekaligus mendukung transisi global menuju pembangunan rendah karbon.
Selain berfokus pada sains dan teknologi, Rektor UM juga menyambut baik peluang kolaborasi penelitian di bidang humaniora, khususnya mengenai sejarah hubungan antara Indonesia dan Afrika Selatan. Saat ini, UCT tengah aktif mencari mitra sejarawan dari Indonesia, dan UM siap menyambut peluang tersebut untuk mengembangkan kajian mendalam bersama.