

Oleh : Amirotul Husna, S.Pd., Gr
Guru SD Islam Sabilillah Malang 1
Kalimat “sudah, diam jangan menangis” mungkin terdengar akrab di banyak keluarga. Niatnya sederhana: menenangkan anak secepat mungkin. Namun, tanpa disadari, kalimat seperti ini bisa menjadi awal dari kebiasaan anak memendam emosinya sendiri. Bukan berarti orang tua keliru, melainkan karena sebagian besar dari kita tumbuh dengan pola yang sama. Kita melakukan apa yang dulu kita terima. Di sinilah pentingnya refleksi: bahwa cara kita berkomunikasi hari ini, perlahan akan membentuk cara anak memahami dirinya di masa depan.