Logo IDEA JATIM
18/06/2026
EPAPER
ADAPTIVE EDUCATIVE INNOVATIVE
PENDIDIKAN

Menjemput Berkah di Kota Nabi: Catatan Spiritual Jemaah Kloter 11 di Madinah

IDEA JATIM, ​MADINAH – Madinah Al-Munawwarah menjadi pemberhentian pertama yang menyambut langkah jemaah haji Kloter 11 pada musim haji 2026. Selama delapan hari, terhitung sejak 25 April hingga 2 Mei 2026, para jemaah menjalani rangkaian ibadah yang penuh kekhusyukan dan pembelajaran spiritual sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mekah pada Ahad, 3 Mei 2026.

​Langkah awal di Madinah diwarnai suasana haru saat jemaah berkesempatan beribadah di Raudhah pada Jumat malam (25/4). Di area mustajab yang terletak di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW tersebut, doa-doa terbaik dipanjatkan untuk keluarga, bangsa, dan keselamatan ibadah. Isak tangis syukur tampak menyelimuti wajah para jemaah yang telah lama mendambakan momen bersujud di tempat yang dijuluki taman surga tersebut.

​Keesokan harinya, Sabtu (26/4), kegiatan berlanjut dengan ziarah di sekitar Masjid Nabawi serta mengunjungi masjid-masjid bersejarah peninggalan para sahabat. Agenda ini tak sekadar kunjungan fisik, melainkan sarana memperdalam pemahaman sejarah Islam dan menghadirkan kedekatan batin dengan perjuangan Rasulullah SAW.

​Memasuki hari-hari berikutnya, jemaah mengikuti City Tour Madinah atau Ziyarah Tarikhiyah. Lokasi-lokasi penting seperti Kebun Kurma, Jabal Uhud, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, hingga kawasan Khandaq menjadi saksi bisu perenungan jemaah atas pengorbanan dakwah di masa lampau.
​Ust. Moch Sobri, Pembimbing Rombongan, menyampaikan bahwa rangkaian ziarah ini memiliki makna mendalam. ​“Ziarah ini adalah perjalanan hati untuk meneladani Rasulullah SAW. Semoga setiap langkah jemaah menjadi ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT,” tuturnya.

​Salah satu momen berkesan terjadi pada Kamis (30/4), saat jemaah KBIHU Al-Hikam mengunjungi King Fahd Complex for the Printing of the Holy Qur'an. Di sana, mereka menyaksikan langsung proses pencetakan mushaf Al-Qur’an yang didistribusikan ke seluruh dunia.

​Ketua Rombongan 5, Sugeng Winarto, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami melihat langsung bagaimana Al-Qur’an dicetak dengan penuh amanah oleh para ahli dan hafiz. Ini menjadi pengingat bagi kita untuk semakin memuliakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.