Pendidikan 02 Mei 2026 Oleh: Redaksi

Menjemput Berkah di Kota Nabi: Catatan Spiritual Jemaah Kloter 11 di Madinah

IDEA JATIM, ​MADINAH – Madinah Al-Munawwarah menjadi pemberhentian pertama yang menyambut langkah jemaah haji Kloter 11 pada musim haji 2026. Selama delapan hari, terhitung sejak 25 April hingga 2 Mei 2026, para jemaah menjalani rangkaian ibadah yang penuh kekhusyukan dan pembelajaran spiritual sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mekah pada Ahad, 3 Mei 2026.

​Langkah awal di Madinah diwarnai suasana haru saat jemaah berkesempatan beribadah di Raudhah pada Jumat malam (25/4). Di area mustajab yang terletak di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW tersebut, doa-doa terbaik dipanjatkan untuk keluarga, bangsa, dan keselamatan ibadah. Isak tangis syukur tampak menyelimuti wajah para jemaah yang telah lama mendambakan momen bersujud di tempat yang dijuluki taman surga tersebut.

Menjemput berkah
Kepala TU MAN 2 Kota Malang, Sugeng Winarto, yang juga menjadi Ketua Rombongan 5

​Keesokan harinya, Sabtu (26/4), kegiatan berlanjut dengan ziarah di sekitar Masjid Nabawi serta mengunjungi masjid-masjid bersejarah peninggalan para sahabat. Agenda ini tak sekadar kunjungan fisik, melainkan sarana memperdalam pemahaman sejarah Islam dan menghadirkan kedekatan batin dengan perjuangan Rasulullah SAW.

​Memasuki hari-hari berikutnya, jemaah mengikuti City Tour Madinah atau Ziyarah Tarikhiyah. Lokasi-lokasi penting seperti Kebun Kurma, Jabal Uhud, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, hingga kawasan Khandaq menjadi saksi bisu perenungan jemaah atas pengorbanan dakwah di masa lampau.
​Ust. Moch Sobri, Pembimbing Rombongan, menyampaikan bahwa rangkaian ziarah ini memiliki makna mendalam. ​“Ziarah ini adalah perjalanan hati untuk meneladani Rasulullah SAW. Semoga setiap langkah jemaah menjadi ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT,” tuturnya.

​Salah satu momen berkesan terjadi pada Kamis (30/4), saat jemaah KBIHU Al-Hikam mengunjungi King Fahd Complex for the Printing of the Holy Qur’an. Di sana, mereka menyaksikan langsung proses pencetakan mushaf Al-Qur’an yang didistribusikan ke seluruh dunia.

​Ketua Rombongan 5, Sugeng Winarto, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami melihat langsung bagaimana Al-Qur’an dicetak dengan penuh amanah oleh para ahli dan hafiz. Ini menjadi pengingat bagi kita untuk semakin memuliakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

​Di sela kegiatan yang padat, kesehatan jemaah tetap menjadi prioritas. Ketua Kloter bersama tim medis senantiasa mengimbau agar jemaah tidak memaksakan ibadah sunnah secara berlebihan. Mengingat rangkaian wajib haji di Mekah masih panjang, jemaah diminta menjaga pola makan, hidrasi, serta kecukupan istirahat agar stamina tetap prima hingga puncak haji nanti.

​Sebagai penutup masa tinggal di Madinah, Jemaah Rombongan 5 melaksanakan ziarah ke Pemakaman Baqi’ pada Sabtu (2/5). Di tempat peristirahatan para sahabat dan keluarga Nabi ini, jemaah melakukan tawasul dan doa bersama dalam suasana yang sangat khidmat.

​Kini, setelah delapan hari mereguk keberkahan di Masjid Nabawi, jemaah Kloter 11 bersiap meninggalkan Madinah menuju Mekah Al-Mukarramah pada Ahad, 3 Mei 2026. Segala persiapan mulai dari teknis keberangkatan hingga pemantapan niat ihram di Bir Ali sebagai tempat miqat telah dikoordinasikan dengan matang.
​Madinah telah meninggalkan kesan mendalam—sebuah awal penguatan hati yang tenang sebelum memasuki puncak ibadah haji di Tanah Suci. (SW/*)