IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) kembali membuktikan komitmennya sebagai "kawah candradimuka" bagi calon pemimpin masa depan. Melalui gelaran Kuliah Kebangsaan 2026 bertajuk "Berani Berinovasi, Berani Memimpin", ribuan mahasiswa diajak untuk bertransformasi dari sekadar penonton menjadi penggerak utama perubahan di tengah derasnya arus disrupsi global.
Acara yang dihelat di Lantai 9 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 ini berlangsung semarak dan penuh dialektika. Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., memberikan pesan kuat bahwa nasionalisme di abad ke-21 harus berwajah baru: bukan sekadar romantis sejarah, melainkan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
IPTEK Sebagai Napas Baru Kebangsaan
Dalam pidato kuncinya, Prof. Hariyono menegaskan bahwa kebangsaan adalah konsep dinamis yang menuntut pembuktian nyata.