IDEA JATIM, MALANG - Tim dosen Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Merdeka Malang (UNMER) berkolaborasi dengan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Sawojajar untuk meningkatkan produktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui inovasi teknologi finansial berbasis syariah. Program Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2025 ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdikbudristek.
Kegiatan yang dipimpin oleh Andro Agil Nur Rakhmad, S.E.I., M.E. ini berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan pemasaran digital bagi 38 UMKM binaan BMD yang dinilai potensial naik kelas ke sistem pembiayaan berbasis bagi hasil (mudharabah/musyarakah). “Kami ingin membantu UMKM agar lebih mandiri dan cakap digital untuk bersaing di pasar online yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Sebagai bentuk nyata dari program tersebut, tim UM mengembangkan BazFin, aplikasi pencatatan keuangan berbasis syariah yang memudahkan pelaku usaha mencatat laba rugi, arus kas, dan proyeksi bagi hasil. Aplikasi ini dirancang tanpa iklan serta mudah digunakan oleh pelaku usaha perempuan yang menjadi mayoritas mitra binaan BMD. Selain itu, tim juga membuat video edukasi pemasaran digital berisi teknik foto produk, pembuatan caption menarik, dan strategi promosi di marketplace serta media sosial.