

IDEA JATIM, MALANG – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) melalui Departemen Budidaya Pertanian resmi meluncurkan Kelompok Kajian Durian dalam sebuah forum Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peluang Durian Nusantara Menjadi Primadona Komoditas Strategis Nasional”. Kegiatan yang digelar di Gedung Sentral FP UB ini bertujuan memperkuat riset dan kolaborasi demi mendorong durian Indonesia bersaing di pasar global.
Dekan FP UB, Prof. Mangku Purnomo, menekankan perlunya perubahan paradigma besar-besaran dalam sektor hortikultura. Menurutnya, selama ini pengembangan durian di Indonesia masih terjebak sebagai "komoditas hobi", bukan sistem industri yang terintegrasi.
“Kita punya potensi besar, namun menjadikannya industri adalah tantangan nyata. Pertanian harus bergerak menuju bioindustri dengan dukungan riset dan teknologi. Kita tidak boleh berhenti di level hobi; kita harus berpikir tentang industri dan pasar dunia,” tegas Prof. Mangku dalam sambutannya.