

MAKKAH, IDEAJATIM.ID— Demi memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah ratusan ribu jemaah haji asal Indonesia, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim (Gus Irfan) langsung meninjau kondisi riil di lapangan selama fase krusial Puncak Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Langkah aktif ini diambil guna memastikan seluruh lini pelayanan berjalan maksimal di tengah tantangan pergerakan massa yang luar biasa besar.
Gus Irfan berpandangan bahwa mengelola operasional pelayanan bagi ratusan ribu jiwa tentu bukan perkara mudah. Namun, pada musim haji kali ini, komitmen pemerintah terlihat nyata melalui hadirnya kepemimpinan yang responsif di garda terdepan.
Pemantauan langsung difokuskan pada pemenuhan hak-hak dasar jemaah, mulai dari kualitas akomodasi tenda, ketersediaan air bersih, hingga distribusi logistik yang tepat waktu," terangnya.