IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menegaskan taji akademiknya di kancah global. Sebanyak 66 mahasiswa yang berasal dari 29 negara resmi memulai petualangan lintas budaya dalam pembukaan International Summer Camp (UMiCamp) yang digelar meriah di Aula A20 Lantai 9 Kampus UM, Malang.
Program tahunan yang diusung oleh Office of International Affairs (OIA) UM ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang pertemuan biasa, melainkan panggung diplomasi akademik, pertukaran bahasa, serta ruang kolaborasi lintas benua. Selama satu pekan penuh, para peserta mancanegara dan mahasiswa lokal akan memadukan pengenalan budaya Nusantara dengan pembahasan isu-isu global.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menegaskan bahwa interaksi antarumat manusia dari berbagai belahan dunia merupakan proses pembelajaran dua arah yang sangat krusial di era modern. Kehadiran mahasiswa asing ini diharapkan mampu memperluas wawasan akademisi lokal sekaligus mengenalkan kearifan Indonesia ke tingkat dunia.
“UMiCamp tidak hanya ditujukan untuk memberikan pembelajaran kepada mahasiswa luar negeri mengenai budaya-budaya lokal, tetapi juga memberikan pengetahuan baru bagi mahasiswa Indonesia, khususnya UM, mengenai perkembangan-perkembangan di lintas negara,” ujar Prof. Hariyono dalam sambutannya.