IDEA JATIM, MALANG – Suasana Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (Unisma) semakin khidmat dengan kajian Islam pada Rabu (13/5). Ratusan civitas akademika bersimpuh dalam agenda "Mbalah Aswaja", sebuah ruang spiritual yang kali ini terasa istimewa karena kehadiran "darah biru" ulama Nusantara, Lora Ismail Al Kholili.
Kehadiran Pengasuh Ponpes Al Muhajirun Al Salafi Al Kholili Bangkalan ini membawa misi penting untuk menyambungkan sanad keilmuan dan spiritualitas langsung kepada sang guru para ulama, Syaikhona Kholil Bangkalan.
Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya menekankan bahwa momen ini merupakan bentuk pengabdian total seorang santri kepada gurunya. Dia menyatakan dengan bangga bahwa seluruh jamaah hari ini belajar sekaligus menjadi santri Lora Ismail, yang secara moral berarti juga diakui sebagai santri Mbah Kiai Kholil.
Hal ini menjadi penguat jati diri Unisma sebagai kampus yang tidak pernah lepas dari akar tradisi pesantren meskipun terus bergerak maju.