IDEA JATIM, BATU – Persaingan masuk SMP negeri di Kota Batu lewat jalur prestasi dipastikan bakal super ketat namun tetap adil. Dinas Pendidikan Kota Batu menegaskan bahwa seleksi untuk jalur ini sepenuhnya berbasis peringkat nilai tertinggi secara transparan. Saat ini, proses seleksi tersebut sedang berjalan serentak di seluruh SMP negeri se-Kota Batu.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nur Hidayat, menjelaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 ini memang dibagi menjadi beberapa jalur, yaitu afirmasi, domisili, mutasi, dan prestasi. Masing-masing jalur punya kuota tersendiri.
”Dua hari terakhir ini, fokus kita ada di jalur prestasi. Untuk jalur afirmasi dan mutasi, proses seleksinya sudah selesai lebih dulu sesuai jadwal,” kata Alfi, Selasa (9/6/2026).
Sistem seleksinya pun sederhana namun tegas, siapa yang nilainya paling tinggi, dia yang lolos. Alfi memberi contoh, jika kuota jalur prestasi di SMPN 2 Kota Batu adalah 100 kursi, maka dinas akan langsung menyaring 100 calon siswa dengan peringkat nilai terbaik.
Setelah jalur prestasi ini rampung, dinas akan langsung membuka jalur domisili yang seleksinya bakal berpatokan pada jarak rumah calon siswa ke sekolah. Alfi menjamin seluruh proses SPMB ini berjalan objektif agar semua anak di Kota Batu punya kesempatan yang sama untuk sekolah. (*)





