IDEA JATIM, BATU - Menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kesadaran itulah yang menjadi semangat dalam Diskusi Sosio-Ekologi Hulu-Hilir yang digelar di Gedung Simon Stock, Kota Batu, Sabtu (27/6), sebagai bagian dari rangkaian Greenation 2026 “Garis Hijau”.
Diskusi menghadirkan berbagai perspektif dari komunitas, akademisi, pemerintah, hingga anak-anak muda yang selama ini aktif mengawal isu lingkungan di Kota Batu. Hadir sebagai narasumber perwakilan Komunitas Saber Pungli Sungai Herman Aga, dosen Sosiologi Universitas Brawijaya Anton Novianto, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Dian Fachroni.
Kegiatan ini juga diikuti aktivis lingkungan, pegiat seni, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum. Sebelum diskusi dimulai, peserta diajak menyaksikan pemutaran film dokumenter “Songgoriti”, sebuah proyek riset kolaboratif yang mengangkat dinamika perubahan sosial, lingkungan, dan pariwisata di kawasan Songgoriti.