Logo IDEA JATIM
13/06/2026
EPAPER
ADAPTIVE EDUCATIVE INNOVATIVE
LIFESTYLE

Dari HBS Soerabaja ke Piala Dunia: Mencari Jejak Achmad Nawir, Dokter yang Menjadi Kapten Sepakbola Bagi Bangsa yang Belum Ada

Sejarah sering kali berjalan seperti pertandingan sepak bola yang disaksikan kabut. Kita melihat bola bergerak, mendengar sorak-sorai, tetapi tak selalu mampu mengenali wajah para pemainnya. Di antara kabut itulah nama Achmad Nawir berdiri. Tidak sebesar Sukarno dalam politik, tidak seterkenal Hatta dalam diplomasi, tetapi dalam satu musim sejarah yang singkat ia pernah memimpin sesuatu yang kelak disebut Indonesia menuju panggung dunia.

Tahun 1938. Eropa sedang menahan napas menjelang perang. Fasisme bertumbuh seperti jamur di tanah yang lembap oleh krisis ekonomi dan kebencian rasial. Di tengah suasana itu, sebuah tim bernama Hindia Belanda (Indonesia) berlayar menuju Prancis untuk mengikuti Piala Dunia FIFA.

Mereka datang bukan sebagai bangsa merdeka, melainkan sebagai koloni. Mereka mengenakan nama penjajah, mengibarkan bendera yang bukan milik mereka, dan menyanyikan lagu yang bukan berasal dari tanah kelahirannya. Namun di antara sebelas pemain yang berdiri di lapangan, terdapat seorang pemuda Surabaya bernama Achmad Nawir.